Ilustrasi kurban. (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Salah satu kisah nabi yang selalu terngiang adalah kisah Nabi Ismail AS. Kisahnya yang mengandung pesan mendalam tentang haji dan kurban kerap diceritakan secara turun temurun.

Nabi Ismail merupakan anak dari Bapak Para Nabi, yakni Nabi Ibrahim dan Siti Hajar. Karena kisahnya yang penuh kebijaksanaan, sudah seharusnya umat Islam tahu kisah Nabi Ismail secara lengkap. Allah berfirman dalam surah Maryam ayat 54:

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ إِسْمَٰعِيلَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صَادِقَ ٱلْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولًا نَّبِيًّا

Artinya: “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.”

Kelahiran Nabi Ismail menjadi tonggak sejarah peradaban umat Islam di Makkah yang semula tidak berpenghuni menjadi tempat yang paling dirindukan. Sudah banyak yang membahas sejarah kurban dari sudut pandang Nabi Ibrahim.

Lantas, bagaimana dari sudut pandang anaknya? Inilah rangkuman kisah Nabi Ismail yang lengkap sehingga kamu tahu asal mula ibadah haji dan kurban.

Kisah Kelahiran Nabi Ismail sebagai Awal Mula Haji

Nabi Ibrahim, Ismail, dan Siti Hajar tinggal di Palestina. Suatu hari Allah menguji Nabi Ibrahim untuk memboyong Ismail kecil dan Siti Hajar ke tempat tandus. Hajar yang penasaran bertanya kepada Nabi Ibrahim, mereka akan pergi ke mana? Sedangkan lembah tidak berpenghuni. Ia terus mengulang pertanyaan hingga akhirnya keluar perkataan pamungkas,

“Apakah Allah yang memerintahkan kamu?”

Nabi Ibrahim pun mengiyakan, lalu Hajar jawab dengan keyakinan bahwa Allah tidak akan menelantarkan mereka.

LEAVE A REPLY