
ZNEWS.ID JAKARTA – Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Universitas Indonesia, dr Litya Ayu Kanya Anindya, menyarankan Anda mengoleskan tabir surya tidak terlalu tipis. Karena, SPF (Sun Protector Factor) yang terkandung dalam produk, salah satunya dipengaruhi tebalnya tabir surya yang digunakan.
“Pakai sunscreen juga jangan terlalu tipis karena SPF yang tertulis di dalam produk itu juga dipengaruhi oleh banyaknya atau tebalnya sunscreen yang kita gunakan,” ujar dia, Selasa (20/4/2021).
Untuk memudahkan, keluarkan isi produk hingga satu ruas jari telunjuk, kemudian oleskan pada wajah. Agar tabir surya bisa bekerja lebih efektif, Litya menyarankan Anda mengoleskannya 15-30 menit sebelum Anda terpapar matahari atau berkegiatan terutama di luar ruang.
Menurut dia, produk yang sifatnya chemical setidaknya membutuhkan waktu minimal 15 menit untuk bekerja secara efektif. Tak hanya sekali, Anda perlu mengulangnya setidaknya tiga jam sekali setelah pengolesan pertama.
Namun, kata Litya, itu tergantung berbagai hal, antara lain intensitas matahari dan kegiatan Anda.
“Sebelum re-apply sunscreen cuci dulu wajah baru oleskan yang baru. Waktu 3 jam bisa berubah tergantung banyak hal misalnya intensitas matahari. Kalau dipakai di pagi hari dan siang hari akan lebih bertahan lama di pagi hari karena intensitas matahari yang kuat akan memengaruhi perlindungan sunscreen-nya. Kalau kita berkeringat, berenang harus lebih cepat diaplikasikan ulang,” kata Litya yang juga tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Dia mengatakan bahwa tabir surya saat ini banyak dikombinasikan dengan bahan aktif untuk membantu kerja tabir surya ataupun manfaat tambahan. Salah satunya Niacinamide yang juga bisa ditemukan dalam menu diet seperti telur, sereal, sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, dan susu.


























