ZNEWS.ID JAKARTA – Pria menghadapi tantangan lebih besar dalam merawat kulit dibandingkan wanita karena produksi minyak yang lebih tinggi, tekstur kulit yang lebih tebal, dan paparan polusi setiap hari. Namun, merawat kulit yang efektif tidak harus rumit.
Beberapa langkah sederhana seperti pembersihan, perlindungan dari sinar matahari, dan hidrasi dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan kulit.
Menurut laman Hindustan Times, masih banyak pria yang menganggap mencuci muka dengan air saja sudah cukup untuk merawat kulit. Padahal, sepanjang hari kotoran, minyak, dan polusi dapat menyumbat pori-pori, yang berpotensi menyebabkan jerawat dan kulit kusam.
Neha Gupta, MD dari Alite Skincare, menekankan pentingnya memilih pembersih wajah yang tepat sebagai langkah dasar dalam perawatan kulit.
Pria dengan kulit berminyak atau rentan berjerawat disarankan menggunakan pembersih wajah yang mengandung arang atau asam salisilat, karena bahan-bahan ini dapat membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi produksi minyak berlebih.
“Pria biasanya memiliki kulit yang lebih tebal dan lebih berminyak, sehingga pembersihan mendalam menjadi penting,” kata Neha Gupta.
Selain pembersihan, penggunaan tabir surya juga sangat penting bagi pria. Shreyanjana Sigha, seorang peneliti perawatan kulit di MeGlow, menjelaskan bahwa meskipun kulit pria lebih kuat, namun tetap rentan terhadap dampak buruk sinar matahari, seperti penuaan dini dan kerusakan kulit.
Para dokter kulit merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan perlindungan SPF spektrum luas setiap hari.
Banyak pria enggan menggunakan tabir surya karena teksturnya yang berminyak, tetapi kini tersedia formula modern seperti gel tabir surya SPF 50 PA yang memberikan perlindungan optimal dengan hasil matte dan ringan.
Selain itu, hidrasi kulit juga memainkan peran penting dalam menjaga elastisitas kulit, meredakan iritasi akibat bercukur, serta mencegah tanda-tanda penuaan.
“SPF berbasis gel yang tidak berminyak sangat ideal untuk cuaca India, memastikan perlindungan Matahari tanpa rasa tidak nyaman,” jelas Shreyanjana Sigha.
Dr Anirudh Mehta, Konsultan Dermatologi, menjelaskan bahwa kulit pria cenderung kehilangan kelembapan lebih cepat, terutama setelah bercukur.
Menggunakan pelembap dengan asam hialuronat, ceramide, atau aloe vera membantu mengembalikan keseimbangan, mencegah kekeringan, dan memperkuat lapisan kulit,” tuturnya.
Bagi pria dengan kulit berminyak, pelembap berbasis gel lebih disarankan, sementara pria dengan kulit kering dapat memilih pelembap berbasis krim. Hidrasi yang baik juga membantu memperkuat lapisan kulit, mencegah timbulnya jerawat, kulit kasar, dan iritasi.
Dengan menerapkan kebiasaan perawatan kulit yang tepat, pria dapat menjaga kesehatan kulitnya secara optimal dan terhindar dari berbagai masalah kulit yang sering terjadi akibat kurangnya perawatan.




























