Ilustrasi: Jemaah haji melakukan tawaf, mengelilingi Ka’bah, di Masjidil Haram dengan menjaga jarak pada ibadah haji 2020 di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: ANTARA/REUTERS/Saudi Ministry of Media via / La/pri)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dalam agama Islam, tawaf merupakan bagian penting dari ibadah haji dan umrah. Tawaf adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi agar ibadah haji dan umrah dianggap sah.

Seperti yang kita ketahui, tawaf dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Tawaf adalah bentuk ibadah formal pertama yang dilakukan oleh seorang hamba Allah SWT untuk Tuhan-Nya.

Tawaf dimulai ketika para malaikat mempertanyakan keputusan Allah SWT untuk menciptakan manusia sebagai makhluk baru. Allah SWT juga bermaksud menjadikan manusia sebagai khalifah di Bumi atau penguasa yang bertanggung jawab atas ciptaan-Nya.

Kisah ini tercatat dalam Al-Qur’an, khususnya dalam surah Al-Baqarah.

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka Bumi’ Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di Bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.” (QS Al-Baqarah: 30)

Melalui firman-Nya itu, Allah menegaskan kepada para malaikat bahwa Dia lah satu-satunya dzat yang Maha Mengetahui. Dalam riwayat disebutkan bahwa para malaikat kemudian menyadari bahwa mereka bersalah setelah mempertanyakan hal tersebut kepada Allah SWT.

Penyesalan atas kelancangan itu lalu membuat para malaikat berputar mengelilingi Arasy, sambil memohon ampun. Beberapa waktu kemudian, Allah SWT menciptakan miniatur Arasy bernama Bait al-Ma’mur yang dibangun di bawah Arasy.

Di situlah para malaikat melanjutkan pengabdiannya kepada Allah SWT yang diikuti juga oleh planet-planet di jagat raya. Bait al-Ma’mur atau Baitulmakmur adalah Ka’bah bagi para penduduk langit, layaknya Ka’bah di Bumi sebagai pusat ibadah penduduk Bumi.

LEAVE A REPLY