
Saat ini, ia tengah dipercaya untuk mengelola peternakan pesantren yang isinya adalah sapi, domba, lele, dan bebek. Sementara pada kegiatan ekstrakurikuler, ia aktif berkegiatan di kepramukaan dan bela diri Tapak Suci. Ia bersama regunya pernah berhasil menyabet juara regu pramuka terkompak se Jawa-Bali.
Fayadh adalah satu dari ratusan santri yang mendapatkan program beasiswa pendidikan oleh Dompet Dhuafa. Melalui sayap dakwah, Dompet Dhuafa memulai program ini sejak 2020.
Pada 2023, program ini semakin berkembang hingga mampu mencakup sebanyak 28 pesantren sebagai mitra program dengan 280 santri yang mendapatkan manfaat beasiswa ini.
Di tahun 2024 ini, program beasiswa yatim kembali akan mengalami perkembangan. Sebanyak 20 pesantren akan menjadi mitra pelaksana.
Setiap pesantren akan membina sebanyak 15 santri secara khusus yang akan mendapatkan program beasiswa yatim ini. Totalnya akan ada sebanyak 300 santri yatim penerima beasiswa.
Menariknya, pembinaan terhadap penerima manfaat akan ada sisipan program ekonomi sebagai projek sosial tambahan. Harapannya, melalui projek sosial ini, pesantren akan semakin berkembang sehingga mampu membiayai santri yatim/duafa yang lain secara berkelanjutan.
Yuk, ikut terlibat dalam kebaikan jariyah ini dengan mewujudkan mimpi santri-santri yatim melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/beasiswayatim.
Oleh: Riza Muthohar



























