
5. Personalisasi
Konsumen masa kini menginginkan personalisasi lebih. Misalnya, kini digital marketing tidak cukup hanya dengan membuat 1 post iklan yang sama untuk semua demografi. Harus ada personalisasi yang kuat sesuai dengan audiens yang ingin disasar.
Misalnya, untuk demografi Gen Z, post iklan akan mempromosikan produk dengan warna yang sedang tren, sementara untuk demografi lebih tua, post iklan menekankan pada kenyamanan produk. Perhatikan apa daya tarik untuk masing-masing audiens, dan modifikasi strategi sesuai kebutuhan tersebut.





























