
2. Kerja Sama dengan Influencer
Penggunaan tokoh-tokoh terkenal di media sosial masih akan terus menjadi tren. Menurut data Google, 70 persen remaja lebih percaya pada rekomendasi influencer dibandingkan selebritas.
Di Indonesia, 62 persen pengguna internet melakukan pembelian produk tertentu setelah melihat konten promosional dari influencer.
3. Penjualan via Media Sosial
Kini, setiap platform media sosial berupaya mempermudah pengguna untuk melakukan pembelian langsung untuk produk yang sedang mereka lihat.
Karena itu, belanja di media sosial (social shopping) diperkirakan akan menjadi tren yang berkembang pesat, bahkan nilainya bisa mencapai 1,2 triliun dolar secara global pada tahun 2025.
4. Daya Tarik Konten Soft-selling
Seiring dengan semakin banyaknya konten yang beredar di internet, kini strategi marketing harus dirancang sedemikian rupa agar tidak melulu berjualan.
Ini akan membuat konsumen justru jengah atau menganggapnya hanya iklan yang mengganggu. Sebaliknya, kini pelaku bisnis harus membuat konten yang menarik, relevan, dan berguna untuk target audiens mereka.
Misalnya, ketika berjualan sepatu, mereka bisa membuat konten tentang cara menjaga kebersihan sepatu atau cara memilih sepatu olahraga yang tepat. Hal ini akan mendapatkan sambutan yang lebih baik dari para audiens.





























