Ilustrasi Tantangan Pendidikan Filsafat dan Perlunya Polisi Berkarakter. (Foto: Ist)

Hadirnya Kepolisian Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia menjadi sebuah negara bangsa.

Di ASEAN yang Kepolisiannya bersifat nasional, antara lain Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Selanjutnya, ilmu pengetahuan ketiga yang diperlukan adalah Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi dan penerapannya perlu terus dievaluasi. Hal ini terkait dan terutama dengan derasnya upaya para pihak untuk “mengerdilkan” fungsi, peranan, tugas, dan kewenangan Polri.

Ilmu pengetahuan keempat yang perlu dipahami, penerapan tugas dan kewajiban Polri sesuai konstitusi dan perundangan, kiranya lebih mengutamakan Harkamtibmas (to protect and to served ) daripada penegakan hukum.

Bukan Hanya Hukum Pidana

Selanjutnya, kelima , tetap perlu dibekali ilmu hukum. Dalam hal ini “ilmu hukum” yang dimaksud bukan hanya hukum pidana saja, tetapi juga lain yang terkait dengan tugas-tugas kepolisian dan perkembangan zaman, seperti hukum perdata, hukum administrasi negara, dan hukum bisnis, serta lain-lain aspek hukum yang ada.

Polri perlu terus membuka diri untuk memperluas wawasan insan polisi dengan disiplin ilmu di luar ilmu hukum, seperti Ilmu ekonomi, ilmu politik, kebijakan publik, sosiologi, budaya, wawasan Nusantara, wawasan Kebangsaan dan “wawasan keamanan Nasional” dan bahkan entrepreneurship.

Semua itu bertujuan untuk memperluas wawasan dan cakrawala pemikiran setiap anggota polisi sesuai dengan jenjang jabatan dan tanggung-jawabnya.

Membangun Nilai Moral

Dalam rangka membangun karakter anggota Polri yang berintegritas, yaitu polisi yang jujur, bertanggung jawab dan disiplin, perlu juga penanaman nilai-nilai moral keagamaan, etika, dan moral bangsa. Nilai-nilai moral itu patut dibangun dan ditumbuhkembangkan secara berlanjut dan berkesinambungan.

Kiranya, saatnya sekarang kepada generasi antara dan generasi baru Polri walaupun mungkin sudah dibekali dengan ilmu dan pengetahuan dimaksud di atas, namun perlu diintensifkan untuk bisa lebih dipahami dan diamalkan.

Juga yang selama ini sudah ada pelajaran sejarah Polri dan filsafat Polri serta pengetahuan sistem kepolisian di dunia, tetapi perlu diperkuat lagi dalam proses pendidikan awal maupun lanjutan Polri. Dan, perlunya digalakkan terus pelaksanaan Santi Aji dan Santi Karma secara terprogram.

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY