Ilustrasi. (Foto: vitasi.net)

ZNEWS.ID JAKARTA – Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Anak FKUI-RSCM, dr Titis Prawitasari SpA (K), mengulas serba-serbi mengenai makanan pendamping air susu ibu (MPASI), mulai dari kapan harus diberikan kepada anak hingga panduan rempah yang bisa ditambahkan.

Titis menjelaskan, MPASI paling tepat mulai diberikan kepada anak ketika air susu ibu sudah tidak mampu mencukupi kebutuhan si kecil. Maksimal, ketika anak berusia enam bulan.

Dia mengatakan, ASI sebetulnya cukup memenuhi kebutuhan anak selama enam bulan dan itu bisa dilihat dari indikator tumbuh kembang yang baik. Namun, dokter menilai ASI sudah tidak memenuhi kebutuhan anak meski belum genap enam bulan, makanan pendamping boleh diberikan.

“Tetapi jangan diberikan MPASI lebih dari enam bulan, setelah enam bulan ada kekurangan sekitar 200 kalori yang harus ditambahkan dari MPASI untuk menunjang tumbuh kembang yang optimal,” kata Titis dalam bincang-bincang daring Tentang Anak, dikutip dari Antara, Jumat (5/3/2021).

Tanda anak sudah siap mendapat asupan gizi di luar ASI salah satunya adalah kemampuan untuk menegakkan kepala, sehingga dia sudah mampu menopang dada ketika didudukkan. Kemudian, refleks menjulurkan lidah ketika ada makanan di mulut (ekstrusi) sudah berkurang.

Anak juga dianggap sudah siap ketika bersemangat saat melihat makanan, serta mampu meraih dan memasukkan apa saja ke dalam mulut.

Menu Pembuka

Menu apa yang cocok untuk MPASI anak selalu jadi perbincangan hangat di kalangan orang tua, terutama mereka yang baru memiliki anak. Titis mengatakan, orang tua tidak boleh memberikan hanya satu macam makanan, melainkan menu lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, sekaligus lemak.

LEAVE A REPLY