
Luaskan Kebermanfaatan
Uji mengaku sangat bersyukur menjadi salah satu penerima manfaat Dai Tapal Batas. Karena, kata dia, menjadi Dai Tapal Batas tidak hanya sekadar menerima bisyarah, tetapi juga ada pembinaan dan pelatihan.
Sehingga, bisa menjadi dai sesungguhnya yang dapat meluaskan manfaat. Dari menjadi penerima manfaat, Uji menjadi salah satu penyalur kebaikan untuk masyarakat sekitar.
“Saya yang awalnya tidak tahu daerah Kulon Progo ini karena jadi Dai Tapal Batas, jadi tau daerah-daerah yang lebih pelosok dari sini. Saya Bersyukur sekali. Seperti saat menyalurkan Al-Qur’an. Melihat bagaimana antusias dan bahagianya penerima manfaat, menjadi kebahagiaan tersendiri untuk saya. Kalau tidak menjadi Dai Tapal Batas, saya tidak mungkin bisa merasakan hal itu,” ujarnya.
Dai Tapal Batas merupakan salah satu program Dompet Dhuafa Yogyakarta dari program Dakwah. Program ini merupakan program strategis yang selayaknya berperan sebagai dai pemberdaya yang mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat pedalaman. Meliputi berbagai aspek kebutuhan dasar antara lain aspek pendidikan, kesehatan, sosial, dan meningkatkan produktivitas ekonomi.
Seperti halnya Uji, yang dalam seminggu selalu memiliki jadwal melakukan syiar agama di lingkungannya. Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu mengajar TPA untuk anak-anak.
Rabu sore mengisi kajian untuk ibu-ibu daerah Hargotirto. Kemudian, Jumat mengisi kajian Ibu- Ibu di Suropati. Minggunya digunakan untuk menyalurkan program dari Dompet Dhuafa ataupun kegiatan lainnya.
Uji sangat menikmati jadwal hariannya yang lumayan pada tersebut. Tujuannya memang mengabdikan diri untuk meluaskan kebermanfaatan dalam hal pendidikan, baik untuk anak-anak maupun siapapun yang sekiranya membutuhkan.
Selain mengajar baca tulis Al-Qur’an untuk anak-anak TPA, ia juga menambahkan materi hafalan dan qori untuk anak-anak. Ia juga mengajarkan anak-anak bermaij alat musik seperti angklung dan beberapa alat musik tradisional lain untuk bermain Qosidahan bersama. (DD Yogyakarta)



























