
ZNEWS.ID JAKARTA – Menyediakan menu gizi seimbang sangat berguna bagi tumbuh kembang anak. Namun, apabila variasinya monoton atau itu-itu saja, dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang dang buah hati.
Makanan dengan gizi seimbang terdiri dari makanan pokok seperti karbohidrat, sayur-sayuran, lauk-pauk, dan buah-buahan. Jumlahnya pun harus seimbang sesuai dengan angka kecukupan gizi.
“Jumlah gizi akan kurang kalau makanan yang dimakan itu-itu saja. Nutrisi lain harus dipenuhi, protein, kalsium, fosfor, dan vitamin,” kata dr. Marya W Haryono, M.Gizi, SpGK, di Jakarta, Selasa (1/9/2020).
Marya menjelaskan, asupan yang didominasi satu sumber saja atau selalu sama setiap harinya dapat memengaruhi perkembangan anak di masa mendatang. Seperti, kekurangan gizi, pertumbuhan tulang, serta kesehatan gigi.
“Kalau hanya didominasi satu sumber saja, ada risiko kekurangan zat gizi dalam jangka waktu yang lama. Itu sebabnya butuh varian menu, susu bisa menjadi bagian dari gizi seimbang,” ujarnya.
Kebutuhan gizi seorang anak akan berbeda pada tiap usia. Karena itu, penting bagi orang tua untuk selalu memeriksa angka kebutuhan gizi.
“Periode pertumbuhan anak setiap usia kebutuhannya beda-beda, kita mengategorikan berdasarkan kelompok umur. Pemenuhan nutrisinya juga beda-beda. Tapi, tujuannya sama, untuk menjaga agar kualitas generasi anak-anak ini menjadi generasi yang sehat,” kata Marya.
Editor: Agus Wahyudi
Sumber: Antara



























