
Tangkaian acara dilanjutkan dengan workshop atau demo masak yang melibatkan mahasiswa KKN dari Universitas Esa Unggul. Sebanyak 40 peserta dari ibu balita dan ibu hamil secara antusias dan khidmat mengikuti setiap rangkaian acara.
Tidak tanggung-tanggung, pada setiap paket gizi hasil demo masak dituliskan “Isi piringku kini kaya akan protein”. Ini sebagai bentuk pesan kepada setiap ibu untuk tak melewatkan kandungan protein dalam piring makan si kecil.
Rangkaian acara ini sudah berlangsung sejak Jumat (20/1/2023) dengan kegiatan berupa skrining gizi balita. Sebanyak 50 balita Pulau Kelapa telah dilakukan skrining gizi.

Kemudian, pada hari gizi di RPTRA Nyiur Melambai ini, LKC mengumpulkan dan memberikan paket nutrisi kepada 20 balita dengan kondisi malnutrisi dari hasil skrining tersebut.
Senior Officer Promosi Kesehatan Dompet Dhuafa, Sifing Lestari, berharap kegiatan ini dapat memantik masyarakat Pulau Kelapa untuk peduli terhadap setiap asupan nutrisi yang diberikan kepada anaknya.
“Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berupaya merealisasikan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), atau pembangunan berkelanjutan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan. Dengan begitu, cita-cita Indonesia bebas dari stunting dapat terwujud,” ujarnya.
Oleh: Muthohar




























