Ilustrasi jerawat. (Foto: maskalico.ru)

ZNEWS.ID JAKARTA – Jerawat di wajah dapat mengganggu penampilan dan sering kali menimbulkan rasa sakit. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa ada berbagai jenis jerawat. Masing-masing jenisnya juga membutuhkan penanganan yang berbeda.

Berikut adalah beberapa jenis jerawat yang sering muncul dan cara mengatasinya:

Pustula

Jerawat ini terbentuk karena infeksi pada pori-pori yang tersumbat oleh sel kulit mati dan kelebihan minyak. Biasanya tampak kemerahan dengan puncak putih berisi nanah. Untuk mengatasinya, gunakan pembersih antibakteri dan hindari memencetnya.

Papula

Papula muncul sebagai benjolan merah kecil tanpa nanah. Disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat, jerawat ini dapat menyebabkan peradangan. Gunakan produk dengan asam salisilat, benzoyl peroxide, dan retinoid untuk merawatnya.

Kistik (Cystic)

Jenis ini terlihat seperti benjolan besar, keras, dan merah, terbentuk karena penumpukan minyak dan sel kulit mati di dalam kulit.

Ini adalah jenis jerawat yang parah, dan perawatan khusus serta pengawasan dokter dianjurkan. Produk yang mengandung benzoyl peroxide, retinoid, dan isotretinoin bisa digunakan.

Nodul

Nodul adalah jerawat parah yang tidak dapat diatasi dengan obat bebas. Sering kali disebabkan oleh faktor genetik dan hormon, jerawat ini besar, keras, dan terasa sakit. Konsultasi dengan dokter kulit diperlukan untuk perawatan yang tepat.

Mekanika

Jenis jerawat ini muncul di daerah yang sering terkena tekanan, panas, dan gesekan, seperti punggung dan dada. Biasanya dialami oleh atlet karena keringat berlebih dan pakaian ketat. Produk yang mengandung asam salisilat dan benzoyl peroxide dapat membantu mengatasi jerawat ini.

Jika jerawat tidak kunjung sembuh atau semakin parah, sangat disarankan untuk menghubungi dokter kulit untuk perawatan lebih lanjut.

BACA JUGA  Gerak Cepat Penanganan Wilayah Terdampak Erupsi Marapi

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY