
ZNEWS.ID JAKARTA – Masjid yang nyaman dapat membuat kita betah berlama-lama. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai peradaban ilmu. Pengalaman tersebut dapat kita rasakan pada masjid wakaf di Indonesia. Berikut ini ulasan tujuh masjid wakaf di Indonesia:
1. Masjid Agung Al-Falah, Jambi
Masjid wakaf di Indonesia yang satu ini berasal dari Jambi yang berdiri di atas tanah wakaf milik Sultan Thah Saifudin. Masjid Agung Al-Falah dijuluki sebagai masjid seribu tiang dan menjadi ikon kebangaan masyarakat Jambi.
Sejak pertama kali dibangun pada 1971, masjid ini kental dengan nuansa kerajaan melayu. Proses pembangunannya pun memiliki waktu perjuangan yang tidak singkat, yakni 9 tahun.
Menurut sejarah, Masjid Al-Falah juga menjadi saksi Provinsi Jambi di masa lalu. Awal mulanya, tanah tersebut merupakan Istana Tanah Pilih.
Kehidupan berjalan damai hingga saat Sultan Thaha Syaifudin diangkat sebagai sultan dan membatalkan seluruh perjanjian dengan Belanda. Pihak Belanda marah, lalu ingin menyerang kesultanan.
Singkat cerita, pihak kesultanan menyerang terlebih dahulu, lalu Belanda membalas hingga membumihanguskan kesultanan. Kemudian, pada 1906 tanah tersebut menjadi asrama tentara Belanda.
Setelah kemerdekaan Indonesia, pada 1960, para tokoh Islam mengemukakan ide untuk mendirikan masjid di atas tanah 2,7 hektar tersebut. Barulah pada 1971 pembangunan mulai direalisasikan.
Masjid Agung Al-Falah berlokasi di Jalan Sultan Thaha, Legok, Telanaipura, Kota Jambi. Pesona salah satu masjid wakaf di Indonesia tersebut memiliki luas bangunan 6.400 meter persegi.



























