Ilustrasi berkebun. (Foto: gemmill.com.au)

Jangan lupa bawa air minum dan camilan yang cukup untuk sebuah perjalanan yang tak tentu arah. Pergilah keluar rumah sekira 10-an kilometer dengan mengambil jalan selain rute rutin yang biasa dilintasi ketika pergi ke kantor atau pergi sehari-hari.

Setelah berada jauh dari lingkungan rumah dan mulai menemukan kawasan yang asing, petualangan ringan sudah bisa dimulai. Berkendaralah terus menelusuri jalan-jalan asing. Jangan takut dengan jalanan jelek atau melintasi gang.

Terus saja melaju dengan menikmati pemandangan sekitar yang tentu saja pemandangan baru karena merupakan lingkungan asing. Turuti saja keinginan mau arah ke mana dan belok ke mana. Jangan sekali-kali menggunakan bantuan aplikasi penunjuk jalan karena sang petualang akan kehilangan keseruannya.

Serunya ketika kesasar, menemui jalan buntu, dan harus putar balik, serta berpikir untuk mencari jalan lain yang lebih prospektif untuk disusuri. Jalanan prospektif adalah yang banyak “menghadiahi” kejutan. Semisal, ada danau, hamparan sawah hijau, perkebunan, kolam pemancingan, rumah unik dan lain sebagainya yang jarang dijumpai di jalanan raya.

Setelah puas dengan menemukan banyak kejutan, jika hendak pulang bisa gunakan insting arah mata angin, kira-kira ke arah mana rumah sendiri berada. Dengan setengah menerka-nerka susuri jalan ke arah pulang. Karena sifatnya mencoba-coba, maka pengalaman baru pun akan didapatkan.

Seperti ketika berhasil memecahkan teka-teki di mana ujung jalan panjang yang dilalui. Begitu ketemu tembusan jalan raya yang diketahui, hati terasa bersorak karena jalan menuju pulang telah ditemukan.

Acara mblangsak ini bisa dilakukan tatkala hati sedang suntuk. Kegiatan ini lumayan bisa membuat hati berdebar-debar saat nyasar seperti orang hilang. Namun, petualangan jenis ini agak sulit dilakukan untuk seseorang yang tinggal di kota besar. Agak sulit bukan berarti tidak bisa, hanya saja jenis kejutannya yang berbeda.

Menikmati Kegiatan di Rumah

Ilustrasi berkebun. (Foto: Growing organic)

Bila cuaca sedang tidak bersahabat dan tidak bisa bertualang dengan kendaraan roda dua, seseorang bisa  menikmati kegiatan di rumah sebagai bagian dari terapi hati, asal setiap prosesnya diresapi.

Berkebun bisa menjadi pilihan karena kegiatan yang lebih mendekatkan dengan alam ini bisa memberi keasyikan yang menggembirakan.

LEAVE A REPLY