
Yeni Rahayu sebelumnya adalah seorang wanita karir. Namun, sejak 2017 banting setir menjadi pelaku budi daya udang vaname.
Saat ini, Yeni mengaku mampu meraup omzet hingga Rp 1 miliar dalam satu kali panen, terutama dengan bantuan teknologi dari eFishery.
Sementara itu, pelaku usaha akuakultur lainnya Mastria, mengatakan bahwa eFisheryFeeder sangat membantu dalam mengefisienkan waktu serta jumlah pakan yang diberikan pada ternak ikan lelenya.
“Biasanya satu kuintal pakan diberikan sekaligus, tapi dengan alat eFishery pakannya bisa dibagi empat bagian. Ini yang membuat ikan tidak mudah terkena penyakit, sementara kalau pakai manual hanya bisa dibagi sampai dua bagian,” kata Mastria.
Mastria berharap, eFishery dapat terus mengembangkan teknologi digitalnya. Sehingga, pelaku budi daya ikan seperti dirinya semakin memperoleh manfaat yang baik dan meningkatkan kualitas produksi.
Startup eFishery didirikan tahun 2013, merupakan perusahaan Aquaculture Intelligence pertama yang mengembangkan inovasi membangun ekosistem akuakultur di Indonesia yang tidak hanya menguntungkan seluruh stakeholders tetapi juga berkelanjutan bagi pembudidaya ikan dan udang Indonesia.
Kini, produk eFishery telah mendukung puluhan ribu kolam ikan di lebih dari 180 kota, yang berpusat di 24 provinsi di seluruh Indonesia. Ribuan unit eFisheryFeeder telah tersebar dan memberikan manfaat bagi pembudidaya ikan dan udang di seluruh Indonesia.
Editor: Agus Wahyudi
Sumber: Antara




























