
ZNEWS.ID JAKARTA – Pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) semakin mempermudah bisnis dalam berbagai sektor, termasuk di bidang akuakultur yang dapat mendorong peningkatan kualitas pada hasil produksi budi daya ikan dan udang.
Salah satu perusahaan rintisan (startup) yang ikut berperan dalam terciptanya kesuksesan para pelaku usaha akuakultur, yaitu agriculture technology (agritech) eFishery.
“Melalui teknologi eFishery, pembudidaya ikan maupun udang dapat mengintegrasikan sistem pemberian pakan. Mulai dari jadwal pemberian pakan, jumlah pakan yang ditebar, hingga pemantauan pertumbuhan hewan di tambak. Semua dikelola akurat secara online,” kata Yeni Rahayu (40), seorang pelaku usaha akuakultur dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/3/2021).
Teknologi ini dikenal atas inovasi yang diciptakan berupa alat pemberi pakan untuk ikan maupun udang dengan berbasis internet.
Menurut Yeni, melalui alat eFishery dapat mengatur jadwal pemberian pakan secara lebih mudah melalui dosis pakan yang disesuaikan dengan kebutuhan. Sedangkan untuk proses pemantauan pemberian pakan, dapat dikendalikan melalui aplikasi yang telah terinstal pada ponsel pintar.
Penggunaan feeder ini mampu menurunkan angka FCR (feed conversion rate) dan meningkatkan ADG (average daily growth) sehingga siklus panen menjadi lebih singkat.
Selain feeder, eFishery juga memiliki produk Disease Prevention System yang mampu meningkatkan ketahanan udang budi daya terhadap penyakit tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya kegagalan panen.




























