
Prioritas pertama dalam silaturahmi adalah dengan keluarga dekat atau keluarga yang memiliki hubungan nasab. Islam menekankan pentingnya berbuat baik kepada saudara dan kerabat, serta melarang menyakiti perasaan mereka karena hal itu dapat memutuskan tali silaturahmi.
Menurut Jurnal UIN Kudus tentang silaturahmi, silaturahmi dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu silaturahmi khusus dan umum. Silaturahmi khusus dilakukan berdasarkan hubungan keluarga atau keturunan, yang memiliki nilai tinggi karena melibatkan tanggung jawab moral dan material. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: ‘Sedekah terhadap orang miskin hanya mendapat pahala sedekah, sedangkan sedekah terhadap kerabat (rahim) mempunyai dua pahala, yaitu pahala sedekah dan pahala shilah’.” (HR Ibnu Huzaimah)
Silaturahmi umum adalah silaturahmi antar sesama umat manusia, seperti yang disebutkan dalam QS Al-Hujurat ayat 10, bahwa setiap orang yang beriman adalah saudara. Silaturahmi harus dilakukan dengan seluruh umat Islam, bahkan dengan nonmuslim.
Hadis Rasulullah SAW menyebut bahwa seseorang yang terus menjalin silaturahmi akan terus diberi rezeki dan umur panjang. Rezeki ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga kesehatan, kebahagiaan keluarga, dan lingkungan yang mendukung. Nabi juga menganjurkan umatnya untuk selalu melakukan kebaikan.
“Dari Abu Hurairah RA berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang senang diperluas rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ber-shilah al-rahim.” (HR Bukhari) (Muttafaq Alaih)
Sebagian ulama mengartikan banyak rezeki sebagai banyak harta, sementara lainnya memahaminya sebagai rezeki yang berkah. Orang yang rajin bersilaturahmi akan memiliki banyak teman dan kenalan, serta mendapat kasih sayang dari sesama. Itulah mengapa silaturahmi diyakini membuka pintu rezeki.
Contohnya, dalam bisnis atau kerja sama, kedekatan dan keakraban membuat segalanya lebih lancar. Selain itu, silaturahmi yang baik dengan keluarga juga membuat rezeki terus mengalir, baik dalam bentuk materi, tenaga, maupun kebaikan lainnya. (dompetdhuafa.org)





























