
ZNEWS.ID GUNUNGKIDUL – Tim Program Pendidikan Dompet Dhuafa Yogyakarta mengajak para guru, sekolah, dan masyarakat saling bersinergi dan berkolaborasi memberikan pendidikan dan edukasi yang terbaik. Dalam rangka, membekali anak-anak untuk siap secara mental menyambut tantangan perkembangan zaman yang terus berubah.
Kerja sama tersebut hadir dalam bentuk Safari Kisah dengan Tema “Sayangi Teman, Lingkungan Nyaman” bersama Bunda Likah, Pendongen anak dengan media dari Yogyakarta, akhir November lalu.
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi anak-anak maupun guru tentang bahaya bullying (perundungan) melalui metode dongeng yang menyenangkan. Dari dongeng tersebut, diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling menyayangi sejak usia dini.

Di akhir kisah, Bunda Likah dengan karakter “Liku” yang dibawanya turut mengajak siswa dapat berbagi dan belajar mengambil peran untuk mengurangi kedukaan saudara yang terkena bencana saat ini.
Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 300 siswa ini tak hanya mengedukasi mereka tentang bahaya bullying, namun juga menumbuhkan jiwa berbagi melalui metode dongeng.

Tempat Nyaman Bentuk Karakter Anak
Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak, yang mana sebagian besar waktu mereka habiskan pada lingkungan sekolah untuk belajar pembentukkan karakter maupun akademik. Lingkungan yang nyaman akan mempermudah tujuan bersama tercapai.
Namun demikian, akhir-akhir ini marak berita tentang kasus bullying yang ada pada sekolah-sekolah dasar. Mulai dari yang ringan maupun yang berakibat fatal bahkan kematian.





























