Sumur wakaf di Pesantren Az-Zahra, Kampung Handeeul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, adalah bentuk kebaikan para donatur yang direalisasikan Dompet Dhuafa melalui program Wakaf Sumur. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID CIANJUR – Dakwah seringkali dikaitkan dengan kebaikan, karena dalam dakwah, kebaikan menjadi unsur yang sangat penting. Hal ini juga terlihat dalam perjalanan dakwah yang dilakukan oleh Ustazah Zahra dan Ustaz Budiman.

Kedua pendakwah tersebut memiliki niat yang mulia untuk mendirikan pesantren bagi anak-anak di sekitar tempat tinggal mereka, yaitu Kampung Handeeul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Semua santri yang menginap dan mengaji disatukan di sini (rumah). Lalu untuk santri laki-laki di saung karena penuh dan rumah tidak muat,” kata Ustazah Zahra saat ditemui Dompet Dhuafa di Pesantren Az-Zahra pada Januari 2023.

Ustazah Zahra menceritakan bahwa semua santri yang menginap dan mengaji akan disatukan di rumah. Namun, karena kapasitas rumah tidak mencukupi, santri laki-laki harus tinggal di saung.

Sumur wakaf di Pesantren Az-Zahra, Kampung Handeeul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, adalah bentuk kebaikan para donatur yang direalisasikan Dompet Dhuafa melalui program Wakaf Sumur. (Foto: Dompet Dhuafa)

Selain mendirikan pesantren, kedua pendakwah ini juga menginisiasi majelis taklim bagi warga sekitar yang ingin belajar mengaji, namun tidak memiliki fasilitas yang memadai.

Lambat laun, masyarakat sekitar pun mengharapkan agar diselenggarakan sekolah diniah.

“Akhirnya dengan modal keyakinan untuk menyiarkan Islam, pada 2013 berdirilah sekolah diniah yang dilengkapi dengan tahfidz. Dari sanalah Pesantren Az-Zahra mulai menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara reguler,” ujarnya.

LEAVE A REPLY