
Pada acara yang sama, Konselor Keluarga Ida Rochmawati menyarankan agar anak mendampingi orang tua dalam perawatan kesehatan mereka. Agar terhindar dari pneumonia, kata Ida, penting bagi orang memasuki usia lanjut rutin memeriksakan kondisi kesehatan dan menerima vaksinasi PCV.
“Namun, seringkali orang tua tidak termotivasi untuk melakukan rutinitas ini. Anak dapat menjadi roda penggerak agar orang tua pada akhirnya dapat menemui petugas kesehatan dan mendapatkan perawatan yang diperlukan,” katanya.
Menurut Ida, salah satu faktor keengganan orang tua untuk menerima vaksin atau melakukan perawatan kesehatan adalah kurangnya referensi dan informasi.
“Untuk meyakinkan orang tua, tentu harus kita lihat situasinya terlebih dahulu. Mula-mula kita gali pemahaman mereka. Bila pemahamannya benar, kita kuatkan. Bila salah, kita perbaiki. Kita juga harus bisa mengajak orang tua berdiskusi sekaligus memberikan edukasi dari sumber yang valid,” katanya.
Seorang anak juga bisa membantu orang tua untuk membuat janji dengan dokter ataupun rumah sakit, hingga menjemput dan mengantar mereka ke rumah sakit untuk kontrol rutin.
Ida mengatakan bahwa menjaga kesehatan diri sendiri juga penting bagi anak agar tidak membebani pikiran orang tua, terutama ketika sedang sibuk merawat orang tua.
“Penting bagi anak yang sedang merawat orang tuanya untuk tidak memaksakan diri dan tetap menjaga kesehatan, agar tidak membuat orang tua khawatir yang mana dapat memengaruhi daya tahan dan kondisi kesehatan mereka,” kata Ida.
Editor: Agus Wahyudi




























