
ZNEWS.ID JAKARTA – Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (79), didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis (chronic venous insufficiency/CVI), Kamis (17/7/2025).
Kondisi ini terdeteksi setelah ia menjalani pemeriksaan Doppler menyusul pembengkakan yang terjadi di kedua kakinya selama beberapa pekan terakhir.
Terkait kondisi tersebut, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP(K), menekankan pentingnya menjaga aktivitas fisik untuk mencegah terjadinya CVI.
Ia menjelaskan bahwa insufisiensi vena kronis biasanya ditandai dengan pembengkakan pada kaki, dan sering dialami oleh orang lanjut usia.
“Faktor risikonya banyak berdiri, kebanyakan duduk, jarang jalan kaki,” ujar Vito dilansir dari Antara.
CVI, kata Vito, terjadi akibat terganggunya aliran darah dari kaki menuju jantung. Ketika aliran ini tidak lancar, tekanan di pembuluh darah meningkat sehingga menyebabkan pembengkakan.
Menurutnya, beberapa faktor pemicu CVI antara lain riwayat pembekuan darah di kaki, istirahat total (bedrest) dalam waktu lama, serta faktor usia lanjut.
Selain bengkak, gejala lain dari insufisiensi vena kronis dapat berupa nyeri, kram otot, gatal, luka di kaki yang sulit sembuh, dan perubahan warna kulit menjadi cokelat (hiperpigmentasi).
Untuk mencegah kondisi ini, Vito menyarankan gaya hidup aktif dan rutin bergerak.
Gejala umum insufisiensi vena kronis meliputi:
- Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki.
- Rasa kencang dan nyeri disertai gatal di betis atau kaki.
- Nyeri saat berjalan yang mereda setelah istirahat.
- Kulit kaki berwarna kecokelatan, khususnya di pergelangan.
- Munculnya pembuluh darah melebar dan berkelok (varises).
- Luka pada kaki yang sulit sembuh.
- Perasaan tidak nyaman yang mendorong pasien untuk terus menggerakkan kaki (restless leg syndrome).
- Kram atau kejang otot kaki (charley horse).
Faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan CVI, antara lain:
- Kelebihan berat badan (obesitas).
- Usia di atas 50 tahun.
- Kehamilan atau pernah hamil.
- Riwayat keluarga dengan CVI.
- Masalah pembekuan darah.
- Kebiasaan merokok.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi).
- Pernah mengalami trombosis vena dalam (DVT).
- Penggunaan pil kontrasepsi.
- Riwayat cedera pada kaki.



























