
Diana melanjutkan, konsumsi buah sebaiknya tidak melulu terpaku pada jenis buah tertentu, harus bervariasi. Bahkan dalam satu hari, Diana menyarankan mengonsumsi tiga hingga empat jenis buah.
“Kalau jenisnya itu-itu aja, memang seratnya dapat, vitamin dan mineral dapat. Tapi, bahan makanan itu kandungannya beda-beda. Apakah ada fosfornya? Apakah ada magnesiumnya? Itu beda-beda. Jadi, idealnya memang kalau bisa itu setiap hari tiga sampai empat (jenis) buah,” pungkas Diana.
Konsumsi Buah dan Sayur di Indonesia Rendah
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr Imran Agus Nurali SpKO, mengatakan bahwa menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sebanyak 95,5 persen orang Indonesia masih kurang mengonsumsi buah dan sayur dengan porsi yang cukup.
“Dari hasil Riskesdas 2018 bahkan dari tiga tahun sebelumnya, masalah kita adalah yang makan sayur dan buah masih relatif rendah, di bawah 10 persen,” kata Imran.
Padahal, menurut Imran, kurang mengonsumsi buah dan sayur membuat tubuh menjadi kurang serat sehingga menyebabkan peningkatan angka penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan obesitas.
“Ini (kurang makan sayur dan buah) menjadi salah satu penyebab dalam meningkatkan angka penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, stroke, jantung, dan menimbulkan obesitas juga karena kurang serat,” ujar Imran.
Menurut Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Dodik Briawan,MCN, ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya angka konsumsi buah dan sayur di masyarakat.
“Dari berbagai survei yang dilakukan di berbagai negara, kalau masyarakat kita punya persepsi makan itu kenyang, tanpa memerhatikan komposisi, seperti harus ada sayur dan buah itu kadang-kadang lupa,” katanya.
Faktor lainnya, lanjut Dodik, akses masyarakat terhadap ketersediaan buah di sekitar tempat tinggalnya. Selain itu, menyiapkan buah di meja makan dinilai tidak semudah menyiapkan lauk pauk karena buah harus segera dihabiskan setelah dikupas. Begitu juga dengan sayur yang sebaiknya segera dihabiskan setelah dimasak.



























