Jakarta, ZNews.id — Kreator konten kuliner Bobon Santoso mengejutkan publik setelah mengumumkan niatnya untuk mengakhiri aktivitasnya di YouTube. Figur yang dikenal lewat konten memasak dalam skala besar itu tidak hanya menyatakan akan berhenti membuat video, tetapi juga berencana melepas kanal YouTube miliknya yang kini memiliki hampir 18 juta pelanggan.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada pekan lalu. Dalam unggahan itu, Bobon secara terang-terangan menyatakan kanalnya ditawarkan untuk dijual dengan nilai mencapai Rp20 miliar.

“Tahun ini gw memutuskan untuk pensiun di platform YouTube. Akun hampir 18 juta pelanggan mau gw jual Rp20 miliar. Semoga laku segera ya. Kalo belum laku gw tar pertimbangkan lagi gimana.. Makasih,” tulis Bobon Santoso, dikutip Senin (9/2/2026).

Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian luas, mengingat Bobon termasuk salah satu kreator kuliner dengan jumlah pengikut terbesar di Indonesia.

Kanal dengan Ciri Khas Masak Skala Besar

Bobon Santoso selama ini dikenal melalui konten kuliner yang menampilkan proses memasak dalam ukuran tidak lazim. Ia kerap mengolah bahan makanan berukuran besar dan menyiapkan hidangan dalam jumlah sangat banyak, sering kali dilakukan di ruang terbuka. Kontennya tidak hanya berfokus pada teknik memasak, tetapi juga menghadirkan daya tarik visual yang menghibur dan spektakuler.

Konsep tersebut membuat kanal YouTube miliknya berkembang pesat dalam waktu relatif singkat. Banyak video yang diunggah berhasil meraih jutaan penonton, bahkan beberapa kali masuk jajaran video yang sedang tren di YouTube Indonesia.

Pertumbuhan pesat itu menjadikan kanal Bobon sebagai salah satu akun kuliner dengan jumlah pelanggan terbesar di Tanah Air. Jumlah subscriber yang sangat besar serta keterlibatan audiens yang tinggi membuat kanal tersebut memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Dengan basis pelanggan mendekati 18 juta, kanal itu tidak hanya berfungsi sebagai media kreatif, tetapi juga menjadi aset digital bernilai miliaran rupiah.

Tren Kreator Melepas Kanal Bermunculan

Langkah Bobon Santoso untuk menjual kanal YouTube bukanlah yang pertama di Indonesia. Sebelumnya, kreator kuliner Farida Nurhan juga mengumumkan rencana serupa. Ia menyatakan akan melepas kanal YouTube miliknya yang telah aktif sejak 2017.

Kanal Farida Nurhan, yang memiliki sekitar 5,3 juta pelanggan, dikabarkan ditawarkan dengan harga Rp10 miliar. Kreator yang akrab disapa Omay itu juga mengungkapkan rencananya untuk mengalihkan fokus ke platform TikTok, yang dianggap menawarkan peluang dan dinamika baru dalam menjangkau audiens.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kanal YouTube kini tidak hanya dipandang sebagai sarana distribusi konten, tetapi juga sebagai aset digital yang memiliki nilai komersial tinggi, terutama jika memiliki jumlah pengikut yang besar dan loyal.

Penjualan Kanal Tidak Sepenuhnya Bebas

Meski demikian, proses jual-beli kanal YouTube tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Platform tersebut memiliki ketentuan terkait kepemilikan akun, keamanan, serta sistem verifikasi yang berkaitan langsung dengan identitas kreator.

Setiap pengalihan kepemilikan atau pengelolaan kanal harus mengikuti prosedur resmi agar tidak melanggar kebijakan yang berlaku, khususnya terkait akses akun, monetisasi, dan pengelolaan konten. Karena itu, proses penjualan kanal YouTube tidak sesederhana transaksi biasa, melainkan melibatkan berbagai aspek teknis dan administratif yang harus disesuaikan dengan aturan platform.

LEAVE A REPLY