Kosasih (74), salah satu penyintas gempa Cianjur mengaku lebih tenang dan khusyuk salat di musala darurat yang dibuat Dompet Dhuafa. (Foto: Dompet Dhuafa)

Tim DMC Dompet Dhuafa, Adib yang juga PIC Respons di wilayah Cipanas, Cianjur, menuturkan bahwa masjid di wilayah sekitar pengungsian banyak yang terkena dampak gempa. Karena itu, katanya, penyintas membutuhkan tempat ibadah yang layak.

Adib mengatakan bahwa ada 33 KK/150 jiwa di sana. Sebelumnya, mereka salat di tenda. Maka, sebagai respons early recovery, Dompet Dhuafa menginisiasi membuat musala darurat di sana.

Di wilayah tersebut, tim respons DMC telah menggulirkan bantuan berupa layanan Dapur Umum, medis, Cozi (Corner Gizi), serta bantuan Logistik.

Dompet Dhuafa mendirikan musala darurat untuk penyintas gempa Cianjur di pengungsian Kampung Buniaga RT 01/RW 06 Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dompet Dhuafa)

“Memang sangat darurat, hingga kita sama-sama lihat situasi ke depan, jika ada kemungkinan, kita dirikan masjid darurat yang semi permanen seperti di Cianjur,” kata Adib.

#IniTentangKita. Dukungan kemanusiaan kita turut menguatkan mereka. Yuk, bantu mereka beribadah layak melalui https://digital.dompetdhuafa.org.

Oleh: Dhika Prabowo

LEAVE A REPLY