
ZNEWS.ID JAKARTA – Ramadan 1441H tahun ini menjadi Ramadan spesial yang sangat berbeda, pandemi virus Corona (Covid-19) menjadi pembedanya. Seluruh belahan dunia sedang menghadapi krisis kesehatan. Inilah tantangan besar bagi lembaga zakat khususnya Dompet Dhuafa dalam menjalani bulan Ramadan.
Hiruk pikuk donatur di konter maupun kantor zakat berkurang, apalagi sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota besar, memicu penurunan aktivitas masyarakat di luar rumah.
Lesunya perputaran ekonomi di masyarakat juga memicu dampak lemahnya perputaran zakat. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah perusahaan baik yang memotong gaji hingga memberhentikan karyawannya demi menyelamatkan aset dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi virus Corona dalam jangka panjang.
Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan yang mengelola juga ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf) memiliki kewajiban untuk menggerakan roda ekonomi zakat maupun kemanusiaan meskipun di tengah badai virus Corona. Serta, menjadikan Ramadan tahun ini sebagai tantangan yang harus dihadapi bersama-sama.
“Untuk program Ramadan 1441H tahun ini, Dompet Dhuafa terus menggencarkan, mengimbau, dan mengajak masyarakat dengan berbagai macam fitur digital. Sehingga, semakin banyak masyarakat yang terpapar informasi mudahnya berzakat dan berdonasi melalui pembayaran digital,” ujar drg Imam Rulyawan MARS, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa.
Imam menambahkan, Dompet Dhuafa akan melakukan kampanye lebih besar lagi melalui layanan digital fundraising. Tak hanya itu, Dompet Dhuafa, lanjut Imam, juga terus mengoptimalkan jaringan di 34 propinsi dan 200 zona layanan di nusantara, serta jaringan global Dompet Dhuafa di 30 negara.
Sementara, Plt Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Doni Marlan, menjelaskan bahwa sebelumnya Dompet Dhuafa berencana membuka gerai dan konter zakat Dompet Dhuafa di mal dan perkantoran. Namun, adanya pandemi Covid-19, layanan gerai dan konter DD kami tiadakan. Zakat, infak, dan sedekah pun dimaksimalkan melalui transaksi digital.
“Ini merupakan layanan kemudahan kepada donatur dalam membayar ZIS. Donatur dapat membayar ZIS melalui e-commerce dan layanan bank yang telah bekerja sama dengan Dompet Dhuafa,” ujarnya.
Sedangkan, untuk program unggulan seperti Tebar Zakat Fitrah, Parcel Ramadan, Parcel untuk Yatim, masih sesuai dengan agenda. Namun, jika memang memaksa, akan dialihkan ke program digital juga. Distribusinya, kata Doni, memaksimalkan jaringan Dompet Dhuafa nasional.
“Hingga hari ini, kami masih on the track dengan target 212,3 M. Dan, seiring dengan arahan pemerintah untuk sosialisasi pembayaran zakat maal sebelum Ramadan, ini pun kami lakukan sebagai bagian dari edukasi ke masyarakat, karena begitu banyaknya yang membutuhkan bantuan karena dampak dari Corona ini,” terangnya.
Dompet Dhuafa, lanjut Doni, telah menyiapkan beragam perangkat edukasi sosial untuk membangun empati publik dari yang mampu terhadap yang lemah. Harapannya, bisa menjadikan masyarakat tetap solid. Dengan ukhuwah islamiyah dan jalinan kepedulian sosial, semakin membuat masyarakat lebih dekat satu sama lain.
Tak hanya itu, Doni mengatakan, Dompet Dhuafa bersama Dwiki Dharwaman dan rekan-rekan musisi lainnya juga mengajak masyarakat turut berdonasi melalui Konser Amal #CukupDariRumah.
Kehadiran konser tersebut, kata dia, akan memberikan nuansa berbeda bagi masyarakat di tengah pandemi virus Corona. Konser amal ini rencananya akan digelar setiap Sabtu malam selama Ramadan. Selain untuk menghibur, juga mengajak masyarakat saling membantu meringankan beban sesama.
Salah satu musisi yang mengisi acara konser amal, Shafira UMM, mengatakan bahwa pada hari pertama digelar, respons netizen sangat positif. Dia berharap, saat konser amal kedua, respons yang diberikan netizen bisa lebih meriah lagi.
Sementara, Dwiki Dharmawan menjelaskan alasan tertarik berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa. Awalnya, ia mengaku terketuk untuk turut berkiprah di bidang kemanusiaan. Selain juga, Dwiki merupakan seorang volunteer di Dompet Dhuafa sejak berdiri.
“Jadi kondisi saat ini membuat kita sebagai seniman, musisi, berpikir keras supaya bagaimana kita bisa berkreasi, ber-charity, dan berekspresi. Alhamdulillah, dengan teknologi, kita bisa tampil. Terima kasih atas tim teknis Dompet Dhuafa. Alhamdulilah, minggu lalu berjalan dengan baik. Kami bersama para musisi bersatu untuk memutus mata rantai Covid-19 melalui nada,” terangnya.
Konser amal Ramadan Nada Dwiki & Friends sendiri digelar sejak 25 April 2020 dengan Ita Purnamasari, Ify Alyssa, dan Siti KDI 1 secara live di YouTube Dompet Dhuafa. Untuk Ramadhan Nada Dwiki & Friends Episode 2, akan menghadirkan para musisi laki-laki.
Salah satunya grup vokal PRIA. PRIA akan membawakan kurang lebih tiga lagu dan memperkenalkan lagu terbarunya. Program virtual ini sekaligus memperkenalkan identitas mereka sebagai grup musik PRIA di Indonesia.
“Kita melakukan perform ini secara virtual dan paling seru kita dikasih kesempatan untuk bisa mempromosikan singel terbaru kita. Di sini kita memperkenalkan grup dan memberikan kontribusi, memberikan karya, memberikan sesuatu hal positif,” kata Luki, dari grup vokal PRIA.
PRIA juga akan berkolaborasi dengan Cakra Khan dan musisi yang tampil dalam Ramadan Nada Dwiki & Friends Episode 2. Masyarakat dapat menyaksikan acara ini melalui YouTube Dompet Dhuafa dan berdonasi melalui QR Code. Ramadan Nada Dwiki & Friends akan digelar setiap Sabtu pukul 20.30 WIB di YouTube Dompet Dhuafa selama bulan Ramadan.
Oleh: M Fatzry Iqbal
Editor: Agus Wahyudi


























