
ZNEWS.ID JAKARTA – Sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terlibat dalam program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan berbasis di kawasan wisata Danau Toba, Sumatra Utara, mengakui bahwa program digitalisasi yang digalakkan pemerintah bersama swasta telah memudahkan mereka dalam berbisnis.
Danang Kuswanto, pemilik usaha makanan dan minuman “Pawon Mas Kumis”, mengatakan bahwa transformasi digital bagi UMKM sangat penting karena teknologi memudahkannya dalam menjalankan bisnis. Tidak hanya dalam promosi tapi juga pembayaran secara nontunai.
“Jika program ini terus dijalankan, pastinya akan ada banyak teman-teman UMKM yang juga tertarik ikut serta dan lebih banyak menggunakan dompet (pembayaran) digital,” kata Danang, dikutip dari Antara, Selasa (16/3/2021).
Dengan digitalisasi bidang pembayaran, misalnya, Danang mengakui merasakan manfaat kemudahan dalam bertransaksi. Dengan aplikasi DANA, salah satunya, dia bisa menikmati kirim uang tanpa biaya hingga 10 kali per bulan.
Danang juga menegaskan bahwa program digitalisasi UMKM via Gernas BBI bisa mengakselerasi pertumbuhan bisnis UMKM.
Sependapat dengan Danang, pemilik usaha fesyen “Texere Indonesia” Manjunjung Hutabarat mengatakan bahwa digitalisasi sangat penting pada zaman sekarang karena teknologi memudahkan dalam pembayaran.
“Misalnya, pembayaran dari jauh hanya dengan menggunakan barcode, tidak perlu antre, atau pun tidak perlu pergi ke ATM,” katanya.





























