Bina Santri Lapas (BSL) Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar ujian lisan dan tulis bagi peserta Pendidikan Kader Dai (PKD) di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu (22/12/2021). (Foto: LPM DD/Adi Zubed)

Jatmiko menambahkan, peserta juga mendapat materi seputar pemulasaraan jenazah dengan melibatkan narasumber dari berbagai lembaga seperti UNIS Tangerang, Kamtibmas, MUI Kota Tangerang, PCNU Tangerang, PP Muhammadiyah Tangerang, Kemenag Tangerang, DMI Kota Tangerang.

“Kami juga mendatangkan Kasubdit Kajian Keilmuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Tri Budi Haryoko, untuk memberikan pemahaman tentang Ideologi Pancasila dan Kebangsaan,” tuturnya.

Salah satu peserta PKD, Alfiansyah, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah melewati tahapan-tahapan seleksi dan pembelajaran selama enam bulan, hingga dihadapkan pada ujian lisan dan tulis seperti hari ini.

Bina Santri Lapas (BSL) Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar ujian lisan dan tulis bagi peserta Pendidikan Kader Dai (PKD) di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu (22/12/2021). (Foto: LPM DD/Adi Zubed)

“Alhamdulillah, hari ini proses terakhir yaitu ujian. Mudah-mudahan saya bisa lulus. Begitu pun dengan teman-teman yang lain supaya menjadi teladan generasi tahfiz Qur’an dan calon imam-imam di luar nanti. Insyaallh, akan istikamah dalam ibadah apa pun,” ungkap Alfi.

Pendidikan Kader Dai (PKD) merupakan program kerja sama Dompet Dhuafa dan Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI yang ditandatangani pada 2019. Tujuannya, dapat mencetak dai-dai dari warga binaan pemasyarakatan yang berkualitas yang bertakwa, berilmu, dan ber-akhlaqul karimah. Sehingga, menjadi teladan bagi umat.

Tatkala mereka kembali ke dalam lingkungan masyarakat, mereka telah memiliki bekal dan siap untuk bergabung dan membawa manfaat bagi lingkungannya. (LPM D

Oleh: Adi Zubed

LEAVE A REPLY