
ZNEWS.ID TANGERANG – Bina Santri Lapas (BSL) Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar ujian lisan dan tulis bagi peserta Pendidikan Kader Dai (PKD) di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu (22/12/2021). Bertempat di Masjid Baitussalam Lapas Kelas 1 Tangerang, kegiatan ini di ikuti oleh 50 calon dai dari warga binaan.
Tes yang diujikan meliputi Tahfiz Al-Qur’an dan Al-Hadis, membuat dan memaparkan naskah khotbah di podium, dan pemberian soal essai dari semua materi yang telah disampaikan.
Kegiatan ujian dibuka secara seremonial oleh Pembina Lapas Jatmiko. Dalam sambutannya, Jatmiko meminta maaf karena penyelenggaraan PKD ini tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
“Saya mewakili Pimpinan Lapas Kelas 1 Tangerang memohon maaf kepada Dompet Dhuafa dan para peserta PKD. Adanya pembatasan dan pemberlakuan protokol kesehatan dan lain sebagainya sehingga ada jeda waktu antara penyelesaian PKD. Maka, tes ujian baru bisa diselenggarakan sekarang,” ujarnya.

Jatmiko kemudian menyemangati para peserta agar bisa lulus dengan hasil maksimal. Dia berharap, wisuda yang akan dilaksanakan Januari tahun depan bisa terselenggara dan berjalan lancar.
Sementara itu, Koordinator Bina Santri Lapas LPM Dompet Dhuafa, Ahmad Fitroh, menyampaikan bahwa ujian lisan dan tulisan ini merupakan rangkaian kegiatan program Pendidikan Kader Dai (PKD) yang telah dimulai dari awal Januari 2021, sebagai bahan evaluasi juga tolok ukur keberhasilan dan pencapaian materi yang diserap dan dipahami oleh peserta didik.
“Untuk bisa mengikuti ujian ini, peserta sudah menyelesaikan tahapan pembinaan dan pendalaman materi keagamaan selama enam bulan, di antaranya Ilmu Fikih, Dasar Ilmu Hadis, Tajwid dan Tahsin Al-Qur’an, Psikologi Dakwah, Ilmu dan Manajemen Dakwah, serta Teologi Islam,” katanya.





























