Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama PT Alita Praya Mitra membagikan perangkat sekolah untuk anak-anak penyintas gempa di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (16/12/2022). (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID CIANJUR – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Alita membagikan perangkat sekolah untuk membantu anak-anak penyintas gempa Cianjur agar tetap bersekolah dengan baik di tengah situasi serba terbatas pascagempa (16/12/2022).

Head of Corporate Service PT Alita Praya Mitra, Bambang Andjar Prasetyono, mengatakan bahwa pihaknya memiliki fokus yang besar pada pendidikan sehingga penyaluran bantuan gempa difokuskan pada pemberian perangkat sekolah sebanyak 100 paket.

“Kebutuhan makanan, pakaian, dan logistik lainnya tentu saja penting, namun perangkat sekolah diharapkan bisa menaikkan semangat anak-anak di sana sehingga bisa berpengaruh positif pada psikologis si anak,” ujarnya.

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama PT Alita Praya Mitra membagikan perangkat sekolah untuk anak-anak penyintas gempa di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (16/12/2022). (Foto: DMC DD)

Bambang menambahkan bahwa Alita tidak akan berhenti memberikan bantuan pada para korban bencana. Apalagi, saat ini kondisi alam Indonesia sedang rawan bencana di berbagai wilayah.

Alita dan Dompet Dhuafa membagikan sebanyak 100 paket perangkat sekolah berisi tas, buku, sepatu, dan alat tulis di Kampung Nanggeleng Kaler RT 02/RW14, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Ahmad Faqih Syaraffadin, General Manager Resources Mobilization Dompet Dhuafa, menuturkan bahwa bencana menyisakan banyak hal yang dapat berpengaruh pada psikologis penyintas. Yakni, rasa cemas dan trauma yang terus berulang.

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama PT Alita Praya Mitra membagikan perangkat sekolah untuk anak-anak penyintas gempa di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (16/12/2022). (Foto: DMC DD)

“Selain ranah psikologis, anak-anak juga menjadi korban atas hilang dan rusaknya peralatan sekolah mereka,” ujarnya.

Faqih menambahkan, proses penyembuhan dan pendampingan psikologis anak terhadap trauma mereka memang harus difokuskan pada kondisi pascabencana, membangun kegembiraan, serta memberikan psikologis awal untuk meningkatkan semangat kepada anak-anak terdampak bencana.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Alita Praya Mitra yang telah menggandeng Dompet Dhuafa dalam program bantuan untuk warga Cianjur yang terdampak gempa,” katanya.

LEAVE A REPLY