Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenagar Nuklir (PLTN). (Foto: nuclearcafe.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Aplikasi teknologi nuklir sudah banyak yang digunakan oleh masyarakat, termasuk aplikasi di bidang industri dan pertambangan.

Kepala Pusat Riset Teknologi Deteksi Radiasi dan Analisis Nuklir (PRTDRAN), Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (ORTN BRIN), Abu Khalid Rivai, mengatakan bahwa beragam aplikasi teknik nuklir saat ini sangat membantu dan bermanfaat dalam kehidupan manusia.

“Termasuk teknologi deteksi radiasi dan analisis nuklir, yang aplikasinya juga bermanfaat atau dapat digunakan untuk industri dan pertambangan,” kata dia, dikutip dari laman resmi BRIN.

Rivai menambahkan, telah banyak aplikasi yang digunakan di bidang industri dan pertambangan, baik dari pemanfaatan sumber beta, seperti untuk pengukuran gramatur kertas, ketebalan lapisan plastik, kemudian juga penggunaan sumber gamma untuk pengukuran ketebalan plat tipis dan plat baja.

Perekayasa Ahli Utama PRTDRAN, Rony Djokorayono, menjelaskan mengenai aplikasi teknik deteksi radiasi dan analisis nuklir di bidang industri berupa pemanfaatan sumber beta, termasuk sumber gamma dan x-ray.

“Kegiatan litbang ini sudah dilakukan dari 1985 hingga sekarang. Saat ini aplikasinya sudah menyentuh ke industri dan pertambangan. Kegiatan litbang yang dilakukan berupa penggunaan sumber beta untuk melakukan pengukuran gramatur kertas dan ketebalan sheet plastik, juga menggunakan sumber gamma dan x-ray untuk mengukur ketebalan plat tipis dan pelapisan plat,” jelasnya.

Prinsipnya, kata dia, detektor dan sumber radioaktif berada di seberang sampel dan diarahkan ke sampel. Kemudian, dari hasil pengukuran ini akan terjadi pengurangan radiasi yang diukur, yaitu perbedaan nilai radiasi sebelum dan sesudah diberikan sinaran dari sumber.

“Nantinya juga akan dikonversikan menjadi arus yang dapat memberikan informasi mengenai gramatur kertas, ketebalan plat, maupun ketebalan pelapisan,” kata Rony.

LEAVE A REPLY