Ilustrasi keutamaan kurban dan awal Zulhijah (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Marilah beramal saleh di awal Zulhijah. Hal ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sabdanya:

“Tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal saleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama Zulijah). Para sahabat bertanya: ‘Tidak pula jihad di jalan Allah?’ Nabi SAW  menjawab: ‘Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun’.” (HR Abu Daud)

Jenis-jenis amal saleh yang dapat dilakukan saat Zulhijah, di antaranya:

  • Shaum (berpuasa) di 10 hari pertama Zulhijah.
  • Qiyamul-lail (salat malam).
  • Zikir (membaca tahlil, tahmid, takbir, dan istigfar).
  • Infak dan sedekah.
  • Kurban.
  • Memperbanyak amal ibadah sunah lainnya.

Dalam hadis qudsi Allah Subhanahu wa Taala berfirman, “Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya.” (HR Bukhari)

Pada Zulhijah, umat Islam juga disunahkan menjalankan ibadah puasa Afarah yang memiliki keutamaan yang sangat besar. Seperti dijelaskan dalam hadis dari Abi Qatadah RA, beliau berkata bahwa;  “Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari ‘Arafah. Beliau menjawab, ‘Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR Muslim)

Pada Zulhijah juga umat Islam disunahkan untuk berkurban. Kurban (udh-hiyah) didefinisikan sebagai hewan ternak yang disembelih pada hari ‘Idul Adha dan hari Tasyriq (11, 12, 13 Zulhijah) dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah karena datangnya hari raya tersebut. (Kitab Al-Wajiz dan Fiqhus-Sunah)

LEAVE A REPLY