Ilustrasi Waspada Radang Sendi pada Anak Lebih dari 6 Minggu. (Foto: Shutterstock)

Autoimun pada anak juga bisa disertai dengan tingkat kesakitan dan kecacatan yang lebih tinggi dibandingkan pada orang dewasa, bahkan meningkatkan risiko kematian pada kondisi seperti lupus.

Oleh karena itu, dukungan keluarga, pengasuh, dan pihak sekolah sangat penting bagi anak dengan autoimun, terutama karena mereka mungkin memerlukan perlakuan khusus dan tidak boleh dikucilkan.

“Ada yang tidak boleh olahraga karena radang sendi dan radang otot, dia tidak mampu (olahraga). Ada yang tidak boleh terkena sinar matahari. Ada yang kesulitan untuk naik ke kelas ke lantai kedua. Dan yang paling penting bahwa autoimun ini tidak menular dan tidak boleh dikucilkan,” ujarnya.

Selain dampak fisik, anak-anak dengan autoimun seringkali menghadapi masalah psikologis seperti rasa tidak percaya diri, stres, depresi, serta tantangan dalam belajar, terutama jika penyakitnya menyerang otak.

“Jadi masalahnya (autoimun pada anak) cukup kompleks. Tidak semata-mata masalah kesehatan, tapi juga ada masalah psikososial dan kualitas hidup,” tuturnya.

LEAVE A REPLY