JAKARTA, ZNEWS.id – Rumah pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, mendadak viral setelah alamatnya di Google Maps ditandai sebagai “Tembok Ratapan Solo”.

Penamaan tersebut memicu kehebohan di tengah masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Meski begitu, kediaman Jokowi tetap dipadati pengunjung, terutama pada momentum libur Imlek 2026. Pada Selasa (17/2/2026), puluhan warga terlihat hilir mudik datang sejak pagi untuk berfoto di depan rumah Jokowi.

Tidak sedikit pengunjung yang datang dari luar kota dan rela mengantre demi mendapatkan kesempatan berfoto, bahkan berharap bisa bertemu langsung dengan Jokowi.

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, menyampaikan bahwa tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke kediaman tersebut. Menurutnya, situasi kunjungan berjalan seperti biasa meski nama lokasi di Google Maps sempat viral.

Ia juga mengaku sudah mengetahui adanya penamaan “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps. Namun, ia menilai hal tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Saat ditanya apakah Jokowi telah mengetahui soal penamaan tersebut, Syarif menyebut belum dapat memastikan apakah informasi itu sudah diketahui oleh Jokowi.

Sementara itu, politikus sekaligus legislator PSI Kota Solo, Herson Rikumau, menyayangkan perubahan nama alamat di Google Maps yang sempat viral tersebut.

Dilansir beritasatu, Ia menilai penggunaan diksi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai asumsi di tengah masyarakat. Menurutnya, Jokowi merupakan sosok inspiratif dan tokoh berpengaruh di Indonesia sehingga penyematan nama tersebut dinilai kurang tepat.

LEAVE A REPLY