
ZNEWS.ID, WASHINGTON – Kerusuhan di Gedung Capitol benar-benar membawa Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke titik terendah di pengujung masa jabatannya.
Setelah tuntutan mundur atau dimakzulkan mengemuka dari berbagai pihak termasuk senat AS, Trump juga harus kehilangan dukungan dari para loyalisnya di Gedung Putih.
Senin (11/1/2021) ini, Partai Demokrat, rival Trump, akan mengajukan pemakzulan terhadap dirinya. Sementara staf Trump di Gedung Putih juga mengaku kesal dan malu atas terjadinya insiden kerusuhan di Gedung Caiptol lalu.
Mereka mengatakan, menghadapi kritik dari rekan kerja dan khawatir akan rusaknya reputasi dan prospek pekerjaan mereka.
“Dia telah kehilangan kita. Dia kehilangan pemerintahannya sendiri. Seperti yang saya katakan, banyak dari kita merasa dikhianati,” kata seorang pejabat senior pemerintahan di sebuah badan di luar Gedung Putih seperti dilansir usatoday.com.
Beberapa orang yang mempertimbangkan pengunduran diri dalam beberapa hari terakhir telah memutuskan untuk tetap tinggal untuk membantu memastikan kelancaran transfer kekuasaan. Mereka mencoba menerima badan-badan yang melapor ke Gedung Putih, untuk melindungi dari tindakan gegabah oleh presiden atau lingkaran dalamnya yang tersisa.
“Dalam hal mengambil arah kebijakan atau perubahan seketika, saya pikir kita semua menolak,” ujar pejabat senior itu.




























