Presiden Amerika Serikat Donald Trump melepas masker saat ia berdiri di Balkon Truman di Gedung Putih setelah kembali dari rumah sakit di Walter Reed Medical Center untuk perawatan penyakit virus corona (COVID-19), di Washington, Amerika Serikat, Senin (5/10/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Erin Scott/foc/cfo

Dalam percakapan 19 Maret, Trump memberi tahu Woodward bahwa ada beberapa “fakta mengejutkan” yang menunjukkan tingkat risiko: “Bukan hanya bagi orang tua, lebih tua. Orang muda juga, banyak anak muda.”

Trump pada Rabu membela penanganannya terhadap COVID-19, penyakit virus corona yang telah membunuh lebih dari 190.000 orang di Amerika Serikat.

“Faktanya, saya adalah pemandu sorak untuk negara ini. Saya mencintai negara kita dan saya tidak ingin orang-orang merasa ketakutan,” kata Trump di Gedung Putih.

“Kami telah melakukannya dengan baik dengan standar apa pun,” katanya.

Menurut wawancara, lapor CNN dan The Washington Post, Trump tahu pada awal Februari bahwa virus itu berbahaya.

“(Virus) itu mengudara,” kata Trump dalam rekaman wawancara 7 Februari dengan Woodward. “Selalu lebih kuat daripada sentuhan. Kita tidak perlu menyentuh sesuatu. Benar? Tapi udara, kita hanya menghirup udara dan begitulah caranya bisa menular.

“Jadi, itu sangat rumit. Itu sangat rumit. Juga lebih mematikan daripada flu-flu berat yang kita alami.”

LEAVE A REPLY