Kampus Budi Bakti mengerahkan Tim Kemanusiaan Bakti Care ke lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022). (Foto: STIM Budi Bakti)

ZNEWS.ID CIANJUR – Kampus Budi Bakti mengerahkan Tim Kemanusiaan Bakti Care ke lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022). Di sana, para relawan memberikan layanan Psychological First Aid (PFA) bagi para penyintas.

PFA atau pemberian pertolongan psikologis pertama kepada para korban gempa di Cianjur merupakan kegiatan untuk mengurangi dampak stres dan mencegah timbulnya gangguan kesehatan mental yang lebih buruk akibat terpapar bencana alam atau situasi kritis.

Ketua Tim Kemanusiaan Bakti Care, Hasna, mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan dua kegiatan yaitu asesmen dan layanan PFA pada Jumat (9/12/2022).

Tim Kemanusiaan Bakti Care melaksanakan dua kegiatan yaitu asesmen dan layanan Psychological First Aid (PFA) bagi para penyintas gempa Cianjur. (Foto: STIM Budi Bakti)

Tim asesmen melakukan koordinasi di dua titik pos pengungsian untuk melakukan layanan PFA di Kampung Poponcol, Kampung Kondang dan Kampung Haregem Desa Galudra Kecamatan Cugenang.

Sementara Tim PFA menyasar para penyintas gempa, terutama penyintas anak-anak di Pengungsian Pemakaman warga Pesona Cianjur Indah Kampung Nanggeleng RT 03 RW 01 Desa Nagrak Kecamatan Cianjur.

“Di pengungsian itu terdapat 45 orang penerima manfaat yang terdiri dari 15 perempuan dan 30 laki-laki. Mereka antusias mengikuti kegiatan PFA,” ujar Hasna.

Tim Kemanusiaan Bakti Care melaksanakan dua kegiatan yaitu asesmen dan layanan Psychological First Aid (PFA) bagi para penyintas gempa Cianjur. (Foto: STIM Budi Bakti)

Widia, salah satu Tim PFA Bakti Care menuturkan bahwa kegiatan dimulai dengan ice breaking dan bernyanyi, lalu bermain boneka tangan.

“Kami mengajak adik-adik untuk kembali ceria, melupakan kejadian gempa kemarin agar tidak merasakan kesedihan yang berlarut,” tutur Widia.

“Aku tadi bermain dan bernyanyi bersama kakak-kakak. Senang sekali,” ucap salah satu adik penyintas. *

LEAVE A REPLY