ZNEWS.ID BOGOR – Suasana penuh semangat mewarnai prosesi pelepasan mahasiswa STIM Budi Bakti yang akan menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bakti Desa Tahun 2025.
Bertempat di halaman kampus yang berada di Jl Raya Parung Km 42, Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, puluhan mahasiswa dilepas secara resmi untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di sejumlah desa mitra selama satu bulan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua STIM Budi Bakti, Rina Fatimah, S.Sos., M.Si., M.M., para dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Dalam sambutannya, Rina menekankan bahwa KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga sarana untuk mewujudkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.
“Mahasiswa STIM Budi Bakti harus menjadi pelopor perubahan yang membawa semangat sociotechnopreneur ke desa. Jangan hanya datang, tapi hadir dan memberi dampak,” tutur Rina.
Tahun ini, KKN Bakti Desa mengangkat tema “Sociotechnopreneur Membangun Desa”, yang menggabungkan pendekatan teknologi sosial, pemberdayaan ekonomi lokal, dan literasi digital.
Para mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten dan Kota Bogor, bekerja sama dengan pemerintah daerah, desa, pelaku UMKM, serta komunitas lokal.
Beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan meliputi:
- Pelatihan Digitalisasi UMKM Desa.
- Kelas Keuangan Mikro untuk Ibu Rumah Tangga.
- Pendampingan Mahasiswa dalam Manajemen BUMDes.
- Pojok Baca dan Edukasi Anak.
Endah, mahasiswa semester 4 dari Program Studi Manajemen, mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap program ini.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa STIM Budi Bakti bisa berkontribusi nyata. Ini kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat dan membawa ilmu yang kami punya untuk membantu mereka berkembang,” ujarnya.
KKN ini menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa di luar kampus dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.




























