
ZNEWS.ID, YOGYAKARTA – Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (PKMK FK-KMK UGM) menyelenggarakan Forum Nasional I Filantropi Kesehatan secara daring pada tanggal 21-22 Juli 2020 yang didukung oleh Tahija Foundation dan Johnson and Johnson.
Dalam satu dekade terakhir, sektor kesehatan di Indonesia telah mengalami dinamika hebat yang secara umum disebabkan oleh tiga hal yaitu, adanya perubahan sistem pendanaan dengan lahirnya sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), berakhirnya Millennium Development Goals (MDGs) dengan kegagalan Indonesia dalam pencapaian berbagai target, serta dimulainya Sustainable Development Goals (SDGs) pada 25 September 2015.
Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia, Hamid Abidin mengatakan dalam acara tersebut ada simbisosis antara filantropi dengan program SDGs. “Ada hubungan simbiosis mutualisme lembaga filantropi karena dapat meningkatkan kapasistasnya dan juga lembaga filantropi dapat mensinerikan dengan goal dan target sehingga dapat mengukur capaiannya,” ujarnya, Selasa (21/7)
Selain materi-materi yang menggambarkan tentang berbagai aspek filantropi, Hamid menambahkan, filantropi dan SDGs tersebut ada sinergi yang dihasilkan seperti meningkatkan kapasitas organisasi, mensinergikan program dan agenda organisasi dengan agenda pembagunan dan global.

“Mengukur dampak dan kontribusi program, menjadi tools fundraising dan kemitraan, kesempatan untuk mempromosiklan program dan inisiatif ke level nasional atau global, dan bermitra dengan organisasi level nasional dan global,” sambung Hamid.
Dalam catatan Hamid, keselarasan program SDGs yang paling banyak didukung lembaga filantropi ada beberapa seperti tanpa kemiskinan (no poverty), kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, air bersih dan sanitasi layak, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.






























[…] https://znews.id/2020/07/21/simbiosis-mutualisme-antara-filantropi-dengan-program-sdgs […]
bidang kesehatan di Indonesia patut diacungi jempol. di sisi lain bidang lingkungan juga tak kalah hebatnya. hal itu dikarenakan terdapat dosen yang terus menerus melakukan penelitian untukmenyelamatkan lingkungan sekitar https://tl.fst.unair.ac.id/en/2022/11/16/dosen-teknik-lingkungan-unair-kembali-sabet-berbagai-penghargaan-di-bidang-penelitian-dan-pengajaran-tahun-2022/
Artikel ini sangat menarik untuk dibaca. Artikel ini memberi pengetahuan yang lebih dalam bagi pembaca. Artikel menarik lain dapat diakses melalui website https://unair.ac.id/