YOGYAKARTA – Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) mengungkap Jawa Tengah memiliki sesar terbanyak yang dapat mengakibatkan gempa darat.

Hal itu terungkap dalam acara diskusi daring ‘Pemetaan Sesar Pulau Jawa Serta Mitigasi Risiko Bencana Geologi’ pada Rabu (3/4).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG Rahmat Triyono membeberkan daftar sesar di Pulau Jawa, dimulai dari provinsi terbanyak, menurut data Pusgen:

  • Baribis Kendeng (Segmen Brebes), panjangnya 22 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis Kendeng (Segmen Tegal), panjangnya 15 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis Kendeng (Segmen Pemalang), panjangnya 9 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,3
  • Baribis Kendeng (Segmen Pekalongan), panjangnya 16 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis Kendeng (Segmen Semarang), panjangnya 34 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis Kendeng (Segmen Rawapening), panjangnya 18 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis Kendeng (Segmen Purwodadi), panjangnya 38 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis Kendeng (Segmen Weleri), panjangnya 17 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Pati, panjangnya 69 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Muria, panjangnya 28 KM, tipe patahan Normal, Magnitude Max 6,2
  • Ungaran, panjangnya 37 KM, tipe patahan Normal, Magnitude Max 6,6
  • Ajibarang, panjangnya 20 KM, tipe patahan Strike Slip, Magnitude Max 6,5
  • Merapi-Merbabu, panjangnya 28 KM, tipe patahan Strike Slip, Magnitude Max 6,6
  • Baribis – Kendeng (Segmen Demak), panjangnya 31 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
  • Baribis – Kendeng Fold Thrust Zone (Segmen Cepu), panjangnya 100 KM, tipe patahan Reserve, Magnitude Max 6,5
BACA JUGA  BMKG Ungkap Ada Empat Sumber Potensi Gempa dan Tsunami di Banten

LEAVE A REPLY