
ZNEWS.ID BOGOR – Santri Ekselensia Tahfizh School (eTahfizh) mengikuti Uji Kesetaraan (UK). Bertempat di Aula Pembelajaran Al Insan Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa, sebanyak sembilan santri angkatan tiga yang saat ini duduk di kelas XII mengikuti ujian secara daring (online), Sabtu (13/5/2023).
Mengutip pusmendik.kemdikbud.go.id, Uji Kesetaraan didasari pada amanat Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan serta Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan, bahwa penghargaan dan pengakuan hasil belajar pendidikan nonformal dan pendidikan informal dilakukan melalui penyetaraan.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa Uji Kesetaraan (UK) merupakan upaya Kemendikbudristek menjamin mutu lulusan pendidikan nonformal dan pendidikan informal.
“Sebagai lembaga yang menjalankan program pendidikan nonformal setingkat SMA, eTahfizh berupaya memastikan kualitas pembelajaran bisa setara dengan lembaga pendidikan sejenis,” ujar Ari, Penanggungjawab Penyelenggaraan UK di eTahfizh.

Penyelenggaraan Ujian Kesetaraan ini bekerja sama dengan PKBM AB home yang merupakan mitra eTahfizh dalam penyelenggaraan Program Paket C bagi santri.
Pada Uji Kesetaraan ini, santri diharuskan mengerjakan paket soal literasi dan numerasi. Ada total 72 butir soal yang harus diselesaikan oleh santri selama kurang lebih tiga jam. Terdiri dari 36 butir soal literasi dan 36 butir soal numerasi.
Hasil dari pelaksanaan UK ini nantinya setiap santri yang memenuhi kompetensi UK akan mendapatkan Sertifikat Hasil Uji Kesetaraan (SHUK). Bagi yang belum menenuhi kompetensi UK akan mendapatakan Surat Keterangan Uji Kesetaraaan (SKUK).
Sebagai informasi, eTahfizh adalah program Investasi SDM berupa sekolah nonformal setingkat SMA dengan kefokusan pada tahfizh, dirasah islamiyah, dan kepemimpinan. eTahfizh di bawah pengelolaan Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa. (LPI DD/MA)





























