Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Safari Dakwah Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Pulau Timor dan Pulau Sumba pada 1 hingga 5 Maret 2023. (Foto: LPM DD)

ZNEWS.ID SUMBA TENGAH – Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Safari Dakwah Pelatihan Pemulasaraan Jenazah.

Melalui Badan Pemulasaraan Jenazah (Barzah), LPM Dompet Dhuafa mengadakan serangkaian kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah di Pulau Timor dan Pulau Sumba pada 1 hingga 5 Maret 2023.

Pelatihan ini sangat penting untuk dilakukan karena beberapa faktor, seperti minoritas Islam, kekurangan tenaga ahli dalam pelaksanaan pemulasaraan jenazah, bahkan belum terselenggaranya pelatihan dan bimbingan pemulasaraan jenazah secara Islam.

Menurut Kabid Barzah LPM Dompet Dhuafa, Madroi, Barzah hadir di beberapa titik kawasan Nusa Tenggara Timur sebagai upaya untuk menumbuhkan dan memperkuat jiwa sosial dan kemanusiaan. Sehingga, tergerak rasa peduli kepada sesama, terutama dalam penanganan jenazah umat Islam.

Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Safari Dakwah Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Pulau Timor dan Pulau Sumba pada 1 hingga 5 Maret 2023. (Foto: LPM DD)

“Di bagian barat NTT, tepatnya di Pulau Sumba, petugas memandikan jenazah sangat membutuhkan penguatan panduan dalam mengurus jenazah secara Islam. Karena itulah Barzah hadir menebar manfaat,” ucap Madroi.

Pelatihan ini diadakan di enam kota/kabupaten, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Barat.

Peserta yang diundang meliputi perwakilan dari dusun-dusun sekitar, para amil pemulasaraan jenazah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), ibu-ibu majelis taklim, pengurus lembaga/yayasan dan ormas Islam, perangkat desa, tokoh masyarakat, pedagang, dan elemen masyarakat umum lainnya.

LEAVE A REPLY