
ZNEWS.ID JAKARTA – Awal pekan Agustus tahun ini seluruh dunia memperingati Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week yang berlangsung dari 1 sampai 7 Agustus 2022. Peringatan ini untuk memberikan informasi bahwa betapa pentingnya memberikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif kepada bayi.
ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologi, sosial, maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi, hormon, unsur kekebalan, anti-alergi, dan anti-inflamasi.
Pentingnya pemberian ASI eksklusif tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2012 pada ayat 1 yang menerangkan “Air Susu Ibu Eksklusif yang selanjutnya disebut ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain”.

Peraturan tersebut menyatakan pemberian ASI eksklusif adalah wajib, kecuali dalam tiga kondisi, yaitu ibu tidak ada, indikasi medis, serta karena ibu dan bayi terpisah.
Kampanye ASI yang dilangsungkan setiap awal pekan Agustus menjadi salah satu cara untuk mendukung pemberian ASI yang diinisiasi oleh World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) di New York pada tahun 1991.
Hal ini kemudian menjalar ke berbagai negara, salah satunya di Indonesia. Tujuannya untuk memperjuangkan pemenuhan hak anak pada bayi hingga berusia 24 bulan atau lebih.

Dalam memperingati kampanye ASI tersebut, Dompet Dhuafa menggelar berbagai kegiatan dalam satu rangkaian acara. Tema yang diangkat oleh Dompet Dhuafa tahun ini adalah Melindungi, Memfasilitasi, Mendukung Penuh untuk Kesuksesan Pemberian ASI di Indonesia.
Sejumlah kegiatan dilangsungkan oleh Dompet Dhuafa dari 1 sampai 7 Agustus 2022, seperti konseling menyusui, edukasi menyusui, apresiasi ibu-bayi ASI eksklusif, demo masak menu gizi seimbang untuk booster ASI, lomba kader cerdas, dan kampanye menyusui.
Kegiatan ini bergulir di 12 provinsi se-Indonesia, sesuai dengan wilayah kerja Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa yang tersebar dari Aceh hingga Papua.





























