
Ahmad Zayadi (Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag)
ZNEWS.ID JAKARTA – Ramadan adalah bulan yang istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai bulan puasa, Ramadan juga disebut sebagai bulan dakwah, yaitu bulan untuk syiar Islam kepada orang-orang di sekitar kita.
Di Indonesia, kita juga mengenal istilah “penyuluhan keagamaan” sebagai salah satu proses kegiatan dakwah. Dakwah dan penyuluhan agama adalah dua konsep yang erat kaitannya dengan upaya untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Namun, secara khusus penyuluhan keagamaan di bulan Ramadan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman muslim tentang ajaran agama Islam serta memberikan motivasi dan inspirasi, baik dalam menjalankan ibadah maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai cara dan bentuk, seperti kajian Al-Qur’an, ceramah agama, bimbingan salat, diskusi kelompok, tausiah di majelis taklim atau masjid, pengajian kitab kuning, webinar, dan lain sebagainya.
Penyuluhan keagamaan biasanya dilakukan oleh komponen masyarakat yang berilmu tinggi dan bermoral baik. Subjek penyuluhan bisa dari kalangan ulama, kiai, ajengan, mubalig/mubaligoh, ustaz/ustazah, serta tokoh agama lainnya.
Belum lagi kegiatan penyuluhan yang secara khusus menjadi tugas utama dari penyuluh agama Islam yang bertugas di bawah binaan Kementerian Agama. Jumlah mereka tercatat mencapai 50.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melalui peran-peran mereka di bulan Ramadan, masyarakat mendapatkan edukasi tentang bimbingan keagamaan, hukum dan tata cara beribadah yang benar, ajaran akhlak dan moral yang baik, bimbingan spiritual, motivasi peningkatan kualitas beribadah serta bermasyarakat, bahkan menyampaikan tantangan dan hasil-hasil pembangunan dengan bahasa agama, dan lain sebagainya.
Menyuluh dengan Hikmah
Dakwah dan penyuluhan keagamaan tidak sebatas berbekal ilmu yang tinggi dan keahlian retorika semata, melainkan juga harus mengedepankan hikmah. Artinya, mengajak orang lain untuk memahami ajaran Islam dengan cara yang bijaksana, tepat, bahkan kontekstual.




























