Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. (Foto: Dok. GAPKI)

Suroso et al. (2021) menunjukkan bahwa isu keberlanjutan dan risiko investasi mempengaruhi keputusan untuk melakukan pemilihan investasi pada perusahaan kelapa sawit, sehingga perlu dipertimbangkan untuk memilih saham perusahaan kelapa sawit yang tepat.

Seluruh hasil dalam penerapan analitika bisnis ini dapat diintegrasikan untuk menentukan langkah penguatan daya saing industri kelapa sawit Indonesia.

Suroso (2008) mengungkapkan bahwa pengembangan industri kelapa sawit harus diprioritaskan dibandingkan industri lainnya yang dalam hal ini pada studi pengembangan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Beberapa langkah dapat dilakukan berdasarkan dari integrasi antarjenis analitika bisnis, di antaranya implementasi moratorium kelapa sawit Indonesia yang diiringi dengan peremajaan perkebunan kelapa sawit, menciptakan atmosfer industri sawit berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi sebagai indikator prioritas, selain prioritas lingkungan dan sosial, pengaplikasian teknologi informasi yang melibatkan petani kelapa sawit dalam proses sertifikasi berkelanjutan, memaksimalkan upaya ekspor ke beberapa negara tujuan yang potensial.

Langkah lain adalah peningkatan infrastruktur dan logistik untuk mempertahankan kinerja ekspor, adopsi precision agriculture di perkebunan kelapa sawit, dan penguatan hilirisasi sawit dengan penerapan analitika bisnis.

Beberapa langkah tersebut dapat dipertimbangkan sebagai solusi untuk menciptakan industri kelapa sawit Indonesia yang lebih kompetitif di masa mendatang.

Melalui analisis baik itu secara deskriptif, prediktif, dan preskriptif yang mendalam terhadap permasalahan dalam industri kelapa sawit Indonesia, maka kinerja industri kelapa sawit, khususnya daya saing, dapat ditingkatkan.

Hal ini berimplikasi kepada kinerja industri kelapa sawit Indonesia yang menjadi terarah dan menghasilkan kolaborasi yang erat antarpemangku kepentingan industri kelapa sawit untuk berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan sosial dan manfaat lingkungan.

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY