
ZNEWS.ID, JAKARTA – Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono mengajak seluruh masyarakat menjadi pahlawan pemutus mata rantai penularan COVID-19 dengan konsisten tidak bepergian selama masa liburan akhir tahun.
“Marilah kita lebih baik di rumah bersama keluarga dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan inilah salah satu upaya sebagai masyarakat menjadi pahlawan untuk terutama memutus rantai penularan,” ujar Tugas dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu.
Tugas mengatakan berdasarkan pengalaman pada masa libur panjang sebelumnya, terjadi tren kenaikan kasus COVID-19. Pada libur Hari Raya Idul Fitri Mei 2020, peningkatan kasus positif mencapai 69-93 persen.
Lalu pada libur Hari Kemerdekaan di bulan Agustus, kenaikan kasus positif sebesar 58-118 persen. Adapun kenaikan kasus positif pada libur panjang pada Oktober sebesar 17-22 persen.
“Ini konsisten, setelah libur panjang ada hal-hal yang memungkinkan terjadinya kontak antarsatu dan yang lain itu memungkinkan peningkatan penularan. Ini di Wisma Atlet memang terus meningkat bahkan sampai saat ini masih terus meningkat. Ini betul-betul harus kita sadari bersama,” ujar Tugas.
Dia pun meminta kesadaran masyarakat untuk menahan diri bepergian keluar rumah selama masa liburan. Selain itu, Tugas juga mengajak masyarakat untuk selalu konsisten disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Sonny Harry B Harmadi menilai potensi terjadinya penularan tinggi COVID-19 di masa liburan harus diantisipasi.





























