
Yeni menambahkan, melalui kampanye dan intervensi berbasis komunitas, saat ini masyarkat berkomitmen tidak buang air besar sembarangan. Seiring dengan peningkatan akses jamban sehat komunal diwilayah tersebut.
“Bank Sampah Desa Sumbang mengajak seluruh masyarakat untuk mengelola sampah rumah mulai dari rumah. Menjadi nasabah bank sampah Sumbang Lestari juga berarti kesempatan untuk memanfaatkan sampah menjadi rupiah,” ujarnya.
Selain dapat ditabung, nasabah bank sampah juga bekesempatan menukarkan sampah dengan sembako melalui warung lokal yang sudah bekerja sama dengan bank sampah setempat. (LKC DD)





























