Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Jakarta bersama jajaran Wali Kota Jakarta Utara (Jakut) melangsungkan rapat koordinasi untuk membahas Jakarta Beraksi (Bergerak Atasi Stunting) yang akan diselenggarakan di Kecamatan Penjaringan, Kelurahan Pejagalan, dengan sasaran 33 anak balita gizi kurang, Rabu (20/9/2023). (Foto: LKC DD)

ZNEWS.ID JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Jakarta bersama jajaran Wali Kota Jakarta Utara (Jakut) melangsungkan rapat koordinasi untuk membahas Jakarta Beraksi (Bergerak Atasi Stunting) yang akan diselenggarakan di Kecamatan Penjaringan, Kelurahan Pejagalan, dengan sasaran 33 anak balita gizi kurang, Rabu (20/9/2023).

Program Jakarta Beraksi ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang berfokus pada penanggulangan stunting dan Tuberkulosis (TBC) pada anak.

Hadir pada rapat koordinasi kali ini, Sari Bunga selaku Kepala LKC Jakarta, Muhammad Andri selaku Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakut, serta para stakeholder lainnya.

“Pada kesempatan ini LKC ikut terlibat dalam Jakarta Beraksi atau Bergerak Atasi Stunting, kita berkolaborasi dengan pemerintah, dalam hal ini kita bergerak sebagai aggregator pelaksana program Jakarta Beraksi,” terang Bunga.

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Jakarta bersama jajaran Wali Kota Jakarta Utara (Jakut) melangsungkan rapat koordinasi untuk membahas Jakarta Beraksi (Bergerak Atasi Stunting) yang akan diselenggarakan di Kecamatan Penjaringan, Kelurahan Pejagalan, dengan sasaran 33 anak balita gizi kurang, Rabu (20/9/2023). (Foto: LKC DD)

Andri menambahkan, kolaborasi bersama dengan Non-Government Organization (NGO) ini merupakan pembelajaran untuk rancangan APBD ke depan. Sehingga, tim di lapangan sudah dapat melaksanakan aktivitas secara maksimal dengan mengidentifikasi kemungkinan kendala yang terjadi di lapangan.

Koordinasi yang berjalan hari ini menghasilkan perencanaan lebih lanjut, di antaranya kick off pelaksanaan akan dilangsungkan pada pekan ke-4 September dan Oktober.

Selanjutnya di Oktober, aktivitas pemberian makanan balita dan edukasi keluarga sudah akan berjalan sampai dengan 90 hari ke depan. (LKC DD)

LEAVE A REPLY