
ZNEWS.ID JAKARTA – CEO dan penggagas HatiPlong, Farah Djalal, menjelaskan bahwa berlari bisa menjadi terapi untuk mengatasi masalah kesehatan mental seperti stres, depresi serta rasa cemas atau anxiety.
“Sebenarnya, kalau menurut banyak penelitian, kesehatan mental seperti stres, depresi, dan anxiety, salah satu cara untuk meringankannya adalah rajin berolahraga. Misalnya seperti depresi, orang yang depresi itu biasanya mereka nggak mau bergerak,” kata Farah, dilansir dari Antara Sabtu (22/1/2022).
Jadi, kata dia, selain memberikan konseling, psikolog juga memberikan terapi exercise. Mulai dari berjalan, bergerak, bahkan berlari. Lebih lanjut, Farah juga menjelaskan bahwa berlari tidak hanya baik untuk kesehatan fisik.
Berlari dapat berpengaruh terhadap kesehatan mental. Karena, olahraga tersebut dapat memicu hormon endorphin yang dapat meningkatkan mood yang positif.
“Berlari itu tidak hanya bagus untuk kesehatan fisik saja. Berlari juga terapi yang nggak harus orangnya punya kelainan. Bisa dilakukan oleh siapa saja yang bisa meningkatkan kesehatan mental,” ungkap Farah.
Dengan berlari, sebenarnya bisa memicu produksi hormon endorphin untuk membuat emosi positif. Ada juga hormon leptin yang mengatur pola makan dan energi.
“Jadi, dengan berlari dia sebenarnya memicu hormon leptin, memunculkan energi dan motivasi untuk berlari lebih banyak,” tuturnya.




























