Ilustrasi. (Foto: baktinusa.id)

Oleh: Rizki Hafidz Muntaz (PM Bakti Nusa 9 Solo)

ZNEWS.ID JAKARTA – Bismillah. Teman-teman, masih ingatkah kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW. Beliau diutus oleh Allah SWT sebagai penutup para Nabi, penyempurna seluruh nabi yang sudah Allah utus untuk menegakkan kalimat tauhid di muka bumi.

Perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan Islam, sungguhlah tidak mudah. Anda bayangkan, seseorang yang memiliki gelar terpercaya dengan keagungan akhlaknya masih saja ditimpa cobaan-cobaan yang sungguh berat.

Beliau pernah difitnah dari saudara terdekat dengan dituduh orang gila. Beliau pernah tercekik oleh Arab Badui yang saat itu menarik selendang di kalung lehernya. Beliau pernah dikerubungi kafir Quraisy.

Salah satu dari mereka menunggu hingga Rasullulah bersujud. Lalu, ditaruhlah kotoran di antara dua pundak Rasullulah. Hingga Fatimah Az Zahra membersihkan kotoran tersebut hingga meneteskan air mata.

Beliau pernah, dalam suatu waktu, menghadapi serangan dari aliansi kafir Quraisy dan Yahudi dalam penyerangan ke Madinah yang sering kita dengar perang khandaq. Saat itu, kondisi umat Islam sedang dalam keadaan tidak baik, yaitu kekurangan bahan makanan hingga para sahabat mengganjal perutnya dengan batu.

Namun di suatu saat baju Rasullullah tersingkap. Hingga, terlihatlah ternyata beliau mengganjal perutnya dengan dua batu. Sungguh, Allah memberikan cobaan-cobaan yang sangat berat dalam masa-masa kenabian Nabi Muhammad SAW.

Namun, teman-teman, dengan beratnya perjuanhan Nabi Muhammad SAW, ternyata Allah juga memberikan suatu kisah yang sangat berat penderitaannya, untuk dijadikan hikmah.

LEAVE A REPLY